Renungan Suci Malam Tahun Baru 2008


Renungan Suci Malam Tahun Baru 2008

Bersama Gus Suyuthi Dahlan

17.jpgMenyadari perkembangan ilmu dan teknologi serta pola kehidupan masyarakat modern yang semakin pesat, bersifat kompleks, persaingan dan kompetisi yang semakain tajam bahkan tidak terkendali, kehidupan modern yang berorientasi materi dan kenikmatan sesaat yang menimbulkan tekanan fisik dan psikis yang nyaris memporak-porandakan dan merusak tatanan kehidupan serta menjerumuskan manusia ke lembah kenistaan dan kehancuran. Bahkan menyebabkan manusia semakin jauh dari esensi penciptaannya, yakni illaa liya’buduun (hanya mengabdi dan menyembah kepada Allah) tentunya dengan berbagai macam aplikasi dan penafsirannya.

Al-Quran dan hadits sebagai pusaka dan perisai serta pedoman hidup setiap muslim, pelan tapi pasti semakin ditinggalkan oleh mayoritas kaum muslimin. Bahkan terasa asing kedengarannya di abad modern ini. Manusia semakin lupa dan jauh dari Tuhannya, lebih ironis lagi Al-Quran sebagai wahyu dan Kalamullah jauh tidak berarti dibandingkan dengan konsep-konsep pakar-pakar orientalis. Di sisi lain kaum muslimin dengan Al-Quran sebagai karya agung Allah Yang Maha Agung yang telah diakui keontetikan, kemurnian, dan keilmiahannya oleh berbagai pihak, baik dari kalangan muslim maupun non muslim, justru kini hanya dijadikan sebagai sebatas pajangan dan hiasan rumah serta identitas yang bersifat formalitas oleh kebanyakan kaum muslimin dari semua kalangan dan latar belakang pendidikannya. Apalagi Al-Hadits maupun kalam-kalam hikmah yang dihasilkan oleh pakar-pakar muslim yang bijak dan berakhlaqul karimah sudah semakin tidak terdengar lagi faedah dan manfa’atnya bagi peningkatan kualitas perilaku dan akhlaq kaum muslimin itu sendiri, sehingga seakan-akan menjadi bom waktu yang akan membunuh dan menenggelamkan eksistensi serta keberadaan kaum muslimin di abad millennium yang bersifat kompetitif.

40.jpgPemuda sebagai bagian generasi penerus cita-cita luhur perjuangan agama di masa mendatang tentunya bukan saja dituntut untuk meningkatkan kualitas intelektualnya. Akan tetapi tidak kalah pentingnya harus ditunjang dengan keluhuran budi pekerti, keistiqomahan ibadah, kefahaman aqidah dan syari’ah serta keberanian menegakkan kebenaran di tengah-tengah kebathilan yang semakin menggurita dan menggerogoti sendi-sendi kemulyaan agama Islam.

Sudah menjadi kenyataan bahkan membudaya tradisi tutup tahun ditandai dengan berbagai macam kegiatan-kegiatan yang bersifat hura-hura, mubadzir, mudhorot, sia-sia dan merugikan baik secara materi maupun non materi.

50.jpgPesantren sebagai benteng kokoh utama sekaligus sebagai salah satu pelaku utama penerjemah konsep-konsep agama dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara, tentunya ikut bertanggug jawab menyelamatkan masyarakat muslim pada umumnya dan muda-mudi pada khususnya agar tidak hanyut dan ikut pada perilaku dan budaya bathil yang sengaja di desain sedemikian rupa sehingga memberikan daya tarik yang sangat kuat untuk mempengaruhi dan merubah kepribadian muslim menjadi pribadi jahiliyah modern.

Berdasarkan kenyataan di atas maka lembaga pendidikan sosial kemasyarakatan Pondok Pesantren Nurul Ulum Kebonsari Malang, memberikan alternatif kegiatan yang bersifat positif dan bernafaskan Islam yang dikemas dalam acara Renungan Suci Malam Tahun Baru.

Berangkat dari kegiatan yang bersifat positif yang berorientasi pada syariat dan berlandaskan pada Al-Quran dan Hadits, serta bercermin pada ahlaqul karimah, marilah kita tutup akhir tahun 2007 dan kita songsong tahun baru 2008 dengan peningkatan kualitas dan kuantitas amaliyah, ukhuwah wathoniyah, insaniyah, islamiyah dan ubudiyah.

Alhamdulillah acara berlangsung sukses dan lancar meskipun diiringi dengan rintik-rintik rahmat Allah (hujan) berkat doa para jama’ah dan pertolongan Allah. acara kami di hadiri ± 7000 jama’ah putra dan putri. kemudian hadir pula para aparat keamanan mulai dari Bapak Kapolwil Malang, Bapak Kapolresta Malang, Komandan Lanud Abdurrahman Shaleh beserta jajarannya. hadir pula sam iluk sesepuh Arema yang sedikit menceritakan beberapa pengalamannya agar dapat diambil pelajaran yang baik bagi generasi muda khususnya.

acara berakhir pukul 3 (tiga) malam kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah dan diakhiri dengan sholat Shubuh berjama’ah.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s